Tembesi - Lesehan Kang Mus yang merupakan tempat makan populer di Pal 6 Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Muara Tembesi, dan sering dikunjungi oleh pejabat sekelas gubernur maupun Bupati serta artis-artis top seperti Ayu Ting Ting, Syaiful Jamil serta Didi Petet, siapa sangka awalnya adalah merupakan kedai kopi dan mie rebus.
Namun berkat kegigihan owner Lesehan Kang Mus yakni Mustarin (48) serta istrinya Asri Kelana (48).
Pada awalnya, sekitar tahun 2000, Mustarin yang merupakan putra kedua dari Hipni Rizal (Alm) dan Farida, setelah menikahi gadis Tasikmalaya, Asri, membuka usaha warung kopi dan mie rebus. Sambil membantu istri meryani makan minum supir truk maupun tangki yang mampir, Mustarin nyambi sebagai ojek.
Lama kelamaan, melihat banyak supir truk maupun tangki yang mampir, serta ada permintaan menu ditambah dengan nasi putih maupun ayam goreng, akhirnya mereka berdua menambah jenis makanan yang dijual seperti ayam goreng kampung beserta cabe adonan sendiri.
Setelah berjalan selama 8 tahun, teoatnya pada 2008, akhirnya mereka berdua merenovasi warungnya dan menambah ruangan. Di samping warungnya menjadi besar dan luas, menupun bertambah seperti sayur asem dan lalap petai serta ikan asin Medan. Pada saat itulah, warung tersebut berubah nama menjadi Lesehan Kang Mus.
Sejak itu, pengunjung yang datang pun berubah. Supir truk dan tangki berubah menjadi mobil-mobil pribadi serta mobil berplat merah. Lesehan Kang Mus ini, juga melayani nasi kotak serta pesanan dari masyarakat sekitar dengan harga yang terjangkau.
Pada 2013, akhirnya Mustarin beserta istri, melebarkan usahanya, dengan menambah tempat makan lesehan nuansa kolam di areal setengah hektar di belakang warung utama. Kolam tersebut berisikan ikan nila serta ikan mas dan gurami, yang menambah suasana ceria bagi pengunjung. Ada sekitar 7 pondok lesehan di atas kolam bagi pencinta kuliner Lesehan Kang Mus, termasuk minuman khas Kelapa Muda Gula Aren.
Semua pengunjung, dilayani oleh 20 pekerja baik areal warung utama sampai lesehan kolam.
Sekitar awal 2019, areal ini diperluas lagi dengan nuansa taman hijau yang direncanakan mencakup lahan satu setengah hektar. Di taman ini, terdapat pondok-pondok tinggi khas rumah Jambi serta gazebo ya. Berbagai bunga tersusun rapi menambah sejuknya taman lesehan ini. Tempat duduk dan meja yang dibuat dari semen menyerupai pohon yang dipotong, dapat dipergunakan bagi pengunjung yang minum kopi atupun teh. (Fri)