Halojambinews : Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif Bagi ASN Pada Pemilu Dan Pemilihan Tahun 2024, dibuka resmi oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Batang Hari Kaspun Nazir, S.Hum, M. Hum, Senin (16/10/2023) di Gedung Pemuda, Kota Muara Bulian.

Sosialisasi yang diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) dimulai dari seluruh kepala dinas, para camat beserta kasi serta lurah beserta kasi ini, dihadiri oleh Bupati Batang Hari yang diwakili Sekda Batang Hari M. Azan, SH, Ketua Banwaslu Provinsi Jambi, Ketua KPU Batang Hari, Unsur Forkopimda Batang Hari, serta Komisi Aparatur Sipil (KASN) Pusat, yang diwakili oleh Agustinus Sulistiyo Tri Putrarto, S.E., MSI selaku Asisten KASN Pengawasan Bidang Penerapan Nilai Dasar Kode Etik Dan Perilaku ASN Dan Netralitas ASN, Mochammad Farisi, SH, LL.M Direktur Pusakademia (Pusat Kajian Demokrasi Dan Kebangsaan) Provinsi Jambi, serta para awak media.

Sebelum acara dimulai, Sekretaris Bawaslu Kabupaten Batang Hari, Suhabli, SE, yang merupakan Ketua Pelaksana, berkesempatan membacakan laporan kegiatan. Setelah membuka secara resmi sosialisasi ini, dalam sambutannya, Kaspun Nazir mengatakan bahwasanya Pemilu adalah pelaksanaan perwujudan kedaulatan rakyat dalam memilih pemimpin politik, baik eksekutif, legislatif, yang di pusat mauoun daerah.

" Pemilu tidak hanya ritual, namun juga menjadi kunci penting dalam memelihara dan meningkatkan kualitas bernegara di bidang politik, sosial, maupun ekonomi. Pemilu sebagai instrument demokrasi bagaikan pedang bermata dua. Pemilu yang berjalan secara demokratis dan adil, akan menghasilkan pimpinan pilitik yang terpercaya. Sebaliknya, pemilu kalau dipenuhiaksi curang dan pelanggaran, maka tidak hanya akan menghasilkan pimpinan politik yang tidak terlegitimasi namun juga akan membawa efek negatif dalam jangka panjang ," ucap Kaspun.

Selanjutnya Kaspun Nazir memaparkan tentang poin-poin yang menjadi isu dalam pemilu legislatif, dpd serta pilpres dan pilkada serentak 2024 nanti.

" Ada beberapa poin yang menjadi isu dalam pemilu legislatif, dpd, pilpres serta pilkada serentak pada 2024 nanti. Pertama, tentang netralistas ASN dan kedua, money politik. Kedua poin ini menjadi 5 besar dari hasil pemetaan kerawanan pemilu," kata Kaspun lagi.

Melihat kondisi demikian, mungkin muncul pertanyaan, sambung Kaspun. Apa yang harus dilakukan? Agar ke depannya kita memiliki pemimpin yang berintegritas, pemimpin yang tahu apa yang akan dikerjakan.

" Nah, inilah yang melatar belakangi Bawaslu Kabupaten Batang Hari melaksanakan kegiatan ini. Dengan harapan agar kita semua dapat bekerja sama sebagai stake holder, bersama-sama menjaga komitmen agar pemilu dan pilkada 202rl4 nanti dapat berjalan dengan baik dan beritegritas" tutur Kaspun.

Terakhir, Kaspun mengutip perkataan Presiden RI pertama, Ir. Soekarno, dalam pada pemilu pertama 1955, yang mengatakan bahwa Pemilu jangan dijadikan ajang pertempuran.

" Pernyataan Bung Karno tersebut berarti bahwa pemilu adalah merupakan amanat bagi kita semua sebagai anak bangsa. Pemilu harus kita jaga dalam rangka membangun persatuan dan kesatuan," pungkas Kaspun Nazir.

Sebelum Sosialisasi disampaikan oleh pemateri Agustinus Sulistyo Tri Putrarto dan Mochammad Farisi, acara didulukan dengan penanda tanganan Fakta Integritas.(Fri)