Jambi - Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS, Selasa (22/5/2019), menggelar pertemuan dengan Forum Komunikasi Perangkat Daerah (Forkopimda) Provinsi Jambi, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan sejumlah tokoh politik.
Pertemuan berlangsung di ruang coffee morning Mapolda Jambi. Tampak hadir dalam pertemuan tersebut Gubernur Jambi Gubernur Jambi Fachrori Umar, Danrem 042/Gapu Kolonel Arh. Elphis Rudy, Kajati Jambi Andi Nurwinah, dan Kabinda Jambi Brigjen Pol Dul Alim.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat Provinsi Jambi diimbau untuk menjaga persatuan, kesatuan, dan persaudaraan, demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Imbauan ini disampaikan Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS, bersama Gubernur Jambi Fachrori Umar, Danrem 042/Gapu Kolomel Arh. Ephis Rudi, Kajati Jambi Andi Nurwinah, Kabinda Jambi Brigjen Dul Alim, serta tokoh agama dan tokoh masyarakat Jambi.
"Kami dari Bumi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah, mengimbau kepada seluruh masyarakat Jambi untuk tetap menjaga persatuan, kesatuan, dan persaudaraan demi keutuhan NKRI," ujar Kapolda bersama Gubernur dan Forkopimda.
"Mudah-mudahan di Jambi aman-aman saja, tidak terjadi hal-hal yang tidak baik," ujar Gubernur Jambi Fachrori Umar saat dikonfirmasi usai menyampaikan imbauan.
Hal senada juga disampaikan Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS. "Jambi daerah yang aman dan damai. Mari kita sama-sama menjaganya," kata Muchlis.
Saat dikonfirmasi usai digelarnya pertemuan bersama Forkompimda, Irjen Muchlis menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan inisiatif dirinya sendiri menyikapi kondisi yang berada di Jakarta.
"Digelarnya pertemuan ini adalah inisiatif saya pribadi, menyikapi kondisi di Jakarta," katanya.
Lanjut Muchlis, semua yang hadir berkomitmen menyampaikan kepada masyarakat, Jambi kota yang sejuk, aman, dan damai.
"Masyarakat kita imbau tidak terprovokasi atau terimbas kejadian di Jakarta," pungkasnya.
Untuk diketahui, pasca penetapan hasil Pilpres 2019 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), sejumlah pihak menggelar aksi demo penolakan di Jakarta. Aksi tersebut juga diwarnai kericuhan dengan aparat yang melakukan pengamanan. (uya)