Batanghari - Penyanyi Melayu legendaris Kabupaten Batanghari M.Yusuf Gayos (54), merasa terharu menerima penghargaan Karang Setio dari Lembaga Adat Batanghari, Rabu (27/11/2019) yang dipusatkan di depan Pendopo Rumah Dinas Bupati Batanghari.

Penghargaan ini merupakan penghargaan pertama bagi dirinya selama 44 tahun berkiprah dalam dunia seni tradisi bidang tarik suara, di Bumi Serentak Bak Regam. Hal tersebut diungkapkan kepada Halojambinews seusai menerima Plakat Karang Setio.

" Ini penghargaan pertama bagi saya selama menjadi penyanyi tradisi di Kabupaten Batanghari sejak 1975 dulu. Terimakasih Lembaga Adat Batanghari" ungkap pencipta lagu Malam Merindu serta Sayang Cik Ayu ini terharu.

Yusuf Gayos, kelahiran Rengas Condong ini menceritakan bahwa dirinya mulai terjun ke seni tradisi Batanghari sejak berumur 10 tahun. 15 tahun kemudian, tepatnya 1990, Yusuf diangkat Pemkab Batanghari menjadi honorer sampai menjadi PNS pada 2007. Kurun waktu tersebut sampai sekarang, Yusuf Gayos terus eksis dalam dunia tarik suara tradisi Batanghari. Malahan, kepiawaiannya sudah didengar di tingkat nasional maupun internasional.

" Ya. Selama berkiprah dan mengabdi dalam dunia seni tradisi Kabupaten Batanghari, saya sudah berulangkali bersama tim, memperkenalkan seni tradisi dan adat Batanghari di tingkat nasional serta manca negara. Alhamdulillah." Tutur suami dari Asyiah dan ayah dari Rinaldi Ramadhan ini.

Sekretaris Lembaga Adat Batanghari Rahmad Mulyadi, mengatakan bahwa penghargaan yang diberikan kepada Yusuf Gayos, merupakan penghargaan yang pantas diterima atas pengabdiannya selama ini di bidang seni tradisi.

" Beliau pantas menerimanya, karena beliau sudah banyak berbuat serta mengabdi untuk mengangkat seni tradisi serta adat Batanghari, sehingga terkenal sampai ketingkat nasional maupun internasional. Semoga penghargaan ini, menjadi cambuk maupun contoh bagi generasi muda untuk dapat mengikuti jejak beliau " tandas Rahmad Mulyadi.(Fri)