Halojambinews : Tidak lama lagi, masyarakat Desa Koto Boyo Kecamatan Batin XXIV Kabupaten Batang Hari akan mempunyai tempat wisata alam yang sangat indah dan masih asri. Apalagi di lokasi ini ada sebuah danau yang airnya tak pernah surut ketika musim kemarau dikelilingi berbagai jenis pohon yang menyejukan mata. Ketika Halojambinews mengunjungi lokasi di dampingi Pj.

Kades Koto Boyo Herman Felani, S.IP, beserta Kaur Kesra dan Ketua BPB, M. Baki, areal milik Pemkab Batang Hari ini, memiliki view yang sangat indah. Lokasi yang berada dipinggiran Lintas Muara Tembesi-Sarolangun ini, adalah sebuah bukit, dan ketika memandang ke bawah, tampak hamparan pesona danau yang sangat memikat.

Apabila tempat wisata alami ini terealisasi nantinya, masyarakat Desa Koto Boyo maupun masyarakat Kecamatan Batin XXIV, tak perlu lagi berwisata ke luar daerah karena sudah mempunyai destinasi wisata yang tak kalah dengan yang lain. Hal ini dikatakan Herman Felani kepada Halojambinews, Selasa (15/02/2021) ketika dikonfirmasi.

" Benar sekali. Apabila tempat wisata ini sudah jadi nantinya, masyarakat akan berwisata kemari. Kenapa? Karena alamnya sangat asri dan hijau. Sudah barang tentu, kita fasilitasi dengan gazebo yang menjual kuliner, hasil kerajinan masyarakat, tempat santai, meeting room dan alat-alat permainan yang akan memanjakan pe gunjung, seperti flying fox, out bond bebekan, atau permainan lainnya" kata Herman Felani.

Dilanjutkannya, mengenai rencana ini pihaknya beserta BPD sudah berkordinasi Pemkab Batang Hari melalui surat, seperti Bupati Batang Hari, Bagian Aset maupun Disporapar, namun belum mendapat jawaban.

" Kami sudah kordinasi dengan Pemkab Batang Hari dan sampai saat ini belum mendapat jawaban. Sayang kalau lahan seluas 4 hektar ini dibiarkan saja. Kalau sudah menjadi tempat wisata kan pemasukan juga bagi daerah dan desa serta otomatis akan mendongkrak penghidupan masyarakat dan umkm" terangnya.

Apabila mendapat lampu hijau nantinya dari Pemkab Batang Hari, dan diserahkan pengelolaannya kepada Pemdes Koto Boyo, Kades mengatakan pihaknya siap.

" Kita siap. Kitakan ada CSR dan Dana Pengembangan Pemberdayaan Masyarakat atau PPM yang akan membangun lokasi 4 hektar tersebut." Ujarnya lagi.

Sebagai awal daripada akan dijadikannya lahan ini sebagai tujuan wisata, Pemdes Kotoboyo beserta BPD dibantu masyarakat, membuat bangunan mungil ucapan Selamat Datang Di Desa Koto Boyo, tepat di simpang tiga jalan masuk desa dan akan diresmikan awal Maret 2021 nanti.

" Ya. Bangunan selamat datang yang dibantu oleh CSR PT. Bara Batin Pratama anak perusahan Nan Riang ini, akan kita resmikan awal Maret nanti. Sekaligus acara kamping yang berisikan acara pengenalan lokasi yang akan diolah menjadi destinasi wisata, pemamparan sejarah asal muasal Desa Koto Boyo serta perihal umkm yang akan disampaikan oleh para nara sumber" pungkas Heman Felani. (Fri)