Halojambinews : Camat Muara Tembesi Saada, SE, membuka Rapat Kordinasi atau Rakor Seluruh Da'i Se-Kecamatan Muara Tembesi, Rabu (31/08/2022), di Aula Kantor Camat, Kelurahan Kampung Baru Kecamatan Muara Tembesi.
Dalam rakor tersebut, hadir Pembina Da'i Kabupaten Batang Hari Fathuddi Abdi dan Drs. Baihaqi Syam. Juga hadir M. Syukri selaku Pengawas Da'i Kecamatan Muara Tembesi, Ketua MUI Kecamatan Muara Tembesi Fauzan, para tuan guru, pihak KUA Muara Tembesi serta seluruh Kepala Desa Se-Kecamatan Muara Tembesi. Sarmada dalam pembukaan rakor ini, mengemukan hal akan dijadikannya Musholla Fastabiqul Khairat Kantor Camat Muara Tembesi menjadi Islamic Center.
" Dalam rakor ini, di samping para da'i di setiap desa berperanan mensyiarkan Agama Islam, dan berperan dalam menjalan visi misi Bupati Batang Hari di bidang keagamaan, saya mengajak untuk dapat berperan serta dalam kegiatan Agama Islam di Musholla Fastabiqul Khairat ini." kata Sarmada.
Musholla Fastabiqul Khairat ini, akan dijadikan pusat kegiatan Agama Islam yang nantinya akan ditukangi oleh para da'i dibantu oleh anggota MUI Kabupaten Batang Hari.
" Sebagai pusat kegiatan Agama Islam Se-Kecamatan Muara Tembesi, saya berharap para da'i dan juga anggota MUI, berperan serta. Musholla ini akan digelar program Jum'at Barokah 4 kali dalam sebulan. Setiap minggunya, Jum'at Barokah akan dihadiri oleh para ASN termasuk kepala desa dan perangkatnya, siswa dan siswi sekolah dasar, menengah pertama dan menengah atas." sambung Sarmada.
Ditambahkan Sarmada, juga akan dijadikan pojok baca buku-buku Agama Islam, Sanggar Kaligrafi, serta tempat pemantapan bagi Qori dan Qoriah sebelum MTQ. " Jadi, walaupun musholla ini tidak sebesar musholla-musholla lainnya, akan tetapi menjadi pusat kegiatan Islam. Bukan hanya sebagai tempat Ibadah ASN Kantor Kecamatan Muara Tembesi seperti Sholat Zuhur dan Asyar, juga menjadi tempat pojok baca berbagai buku Agama Islam, sanggar kaligrafi, dan juga tempat pemantapan bagi qori dan qoriah sebelum menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur'an" ujarnya lagi.
Pada kesempatan itu juga, Sarmada juga menghimbau, di samping pemantapan para qori dan qoriah di setiap desa, para da'i diminta menjalin sinergitas dengan kepala desa untuk melahirkan pelaku-pelaku Khattil Qur'an dan Tilawah.
" Sinergitas para da'i dengan kepala desa, sangatlah dibutuhkan dalam melahirkan para Khattil Qur'an dan Tilawah di setiap desa masing-masing. Semoga nantinya mampu menjadi Khattil Qur'an dan Tilawah yang handal dan dapat mengharumkan nama utusan desa di MTQ Kecamatan Muara Tembesi, MTQ Kabupaten Batang Hari, dan Provinsi Jambi serta MTQ Tingkat Nasional. " tutup Sarmada.
Sementara itu, Drs. Baihaqi Syam yang juga merupakan anggota Pengurus MUI dan Ketua Baznas Kabupaten Batang Hari, memaparkan tentang tugas pokok da'i. " Pada hakikatnya, tugas da'i adalah meneruskan tugas Rasulullah Nabi Muhammad SAW. Tugas tersebut adalah menyampaikan ajaran-ajaran yang termuat di dalam Alqur'an dan Hadist." ungkap Baihaqi.
Tugas da'i berikutnya adalah menjalakan peran sesuai dengan Perda Kabupaten Batang Hari dan Keputusan Bupati Batang Hari. " Tugas pokok da'i berikutnya, adalah menjalankan tugas sesuai dengan Perda Kabupaten Batang Hari No.8 Tahun 2007 Bab 2 Pasal 2 serta Keputusan Bupati Batang Hari No. 5 Tahun2022." imbuh Baihaqi. Fathuddin Abdi yang juga merupakan Ketua Lembaga Adat Kabupaten Batang Hari, secara detail menyampaikan bagaimana tentang seorang ulama kharismatik Tuan Guru Syukur beserta syair-syair Islam. (Fri)