Halojambinews : Ormas Asosiasi Masyarakat Peduli Batubara (Ampera) Kabupaten Batang Hari, turun gunung mengurai kemacetan di Simpang Tiga Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Muara Tembesi, Kamis (03/11/2022).

Aksi ini dipimpin langsung oleh Ketua Ampera SP. Tarigan, di dampingi Sekretaris Usman Hidayat, dan Bendahara Kasful serta Pembina Wistaria. Kemacetan yang sering terjadi di pertigaan ini, disinyalir akibat banyaknya supir angkutan batubara yang tidak mengindahkan Surat Edaran Gubernur Jambi, bahwasanya keluar dari mulut tambang pukul 18.00 WIB.

Akibatnya, simpang ini menjadi macet setiap hari. Pantauan Halojambinews di lapangan, truk batubara yang berusaha menabrak aturan tersebut karena sudah masuk kelurahan pusat ekonomi ini, akhirnya disuruh putar balik oleh beberapa anggota Ampera. SP. Tarigan, mengatakan, bahwa giat ini adalah murni semata-mata ingin mengurai kemacetan dampak dari angkutan batubara ini.

" Giat ini murni untuk menetralisir kemacetan yang sering terjadi di sepanjang jalan nasional wilayah Kelurahan Kampung Baru ini. Kami bergerak mulai dari perbatasan dengan Desa Tanjung Marwo, Desa Sukaramai hingga batas Desa Simpang Terusan. Alhamdulillah, giat yang sudah kami laksanakan selama 4 hari ini, berjalan baik dan kondusif" kata Tarigan.

Ke depannya, sambung Tarigan, giat Ormas Ampera ini, akan memberikan masukan-masukan kepada para sopir batubara, agar dapat memberikan rasa nyaman kepada pengguna jalan lainnya serta masyarakat.

" Kami juga melaksanakan pekerjaan memberikan semacam masukan kepada para sopir, agar dapat mengindahkan aturan-aturan yang ada, termasuk Pergub Jambi, Surat Edaran Dirlantas Polda Jambi. Hal ini secara perlahan-lahan. Harapan kami, angkutan emas hitam ini bisa berjalan dengan baik sesuai aturan, masyarakat pengguna jalan lainnya nyaman dan masyarakat bisa tenang." pungkas Tarigan.(Fri)