JAMBI - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jambi, Irjen Pol Rusdi Hartono mengungkapkan, angka kecelakaan lalu lintas di Provinsi Jambi masih cukup tinggi.

Berdasarkan data yang dimiliki kepolisian, kata Rusdi, tahun 2022 lalu kasus laka lantas di Jambi mencapai 1.443 kejadian, dengan korban meninggal dunia 449 orang.

"Belum lagi yang luka berat, luka ringan, maupun kerugian materil yang ditimbulkan. Dan mayoritas korban meninggal dunia kelompok usia produktif," kata Rusdi, saat bersilaturahmi dengan pengemudi transportasi Ojek Online (Ojol), Jumat (27/1/2023).

Pada Oktober 2022 lalu, lanjut Rusdi, ia bersama Forkopimda Provinsi Jambi telah mencanangkan gerakan tertib berlalu lintas.

Rusdi mengajak semua pihak untuk bersama-sama menggelorakan gerakan tertib berlalu lintas, tidak terkecuali driver ojek online.

Mantan Karo Penmas Divisi Humas Polri itu juga mengatakan tertib berlalu lintas merupakan cermin dari budaya suatu bangsa.

"Lalu lintas cermin budaya bangsa. Ingin melihat budaya suatu bangsa, paling mudah dilihat dari cara masyarakatnya berlalu lintas. Kalau banyak pelanggaran, bisa dinilai masyarakatnya cenderung melanggar aturan," beber Rusdi.

Ditambahkan Rusdi, pihaknya juga terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas masyarakat dalam berlalu lintas.

Rusdi juga mengingatkan agar driver ojek online selalu menerapkan budaya tertib berlalu lintas, dan mematuhi aturan yang berlaku.

Selain itu, Rusdi juga mengajak driver ojek online untuk ikut menggelorakan gerakan tertib berlalu lintas.

"Caranya bagaimana? Dengan selalu mengingatkan penumpang untuk tertib berlalu lintas. Ini kelihatannya sepele, tapi kalau dilakukan terus menerus akan membentuk kebiasaan," tandasnya.

Turut mendapingi Kapolda dalam silaturahmi tersebut Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto dan Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Jambi, AKBP M Lutfi.