Halojambinews : Berdasarkan perkiraan dari BMKG Provinsi Jambi, La Nina akan terjadi terjadi di Provinsi Jambi, termasuk Kabupaten Batang Hari, antara bulan April atau Mei 2022.
Hal ini dikatakan Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Batang Hari dr. Bebi Andihara kepada Halojambinews, Senin (14/02/2022) di ruang kerjanya.
" Berdasarkan data yang kami terima dari BMKG Provinsi Jambi, diperkirakan La Nina akan melanda wilayah Indonesia secara umum. Termasuk kita di Kabupaten Batang Hari." kata Bebi.
Diterangkannya, La Nina itu sendiri adalah merupakan fenomena alam dimana Suhu Permukaan Laut atau SPL di Samudra Pasifik bagian tengah mengalami pendinginan di bawah normal.
" Nah, pendinginan SML ini kemudian mengurangi pertumbuhan awan di Samudra Pasifik dan meningkatkan curah hujan yang tinggi di wilayah Indonesia secara umum. Tingginya curah hujan tersebut berpotensi menimbulkan banjir" sambung Bebi.
Dalam mempersiapkan keadaan tersebut, Bebi mengakui sudah berkordinasi dengan setiap kecamatan di Kab asupaten Batang Hari serta menempatkan beberapa anggota di sana.
" Camat nantinya akan menginstruksikan kepada setiap pemeritahan desa agar dapat mensosialisasikan persiapan dalam menghadapi fenomena La Nina ini, khususnya warga yang bertempat tinggal di pinggiran Sungai Batanghari. Nah, anggota kami juga akan turun untuk memantau situasi dan kondisi di setiap daerah tersebut" terangnya.
Sementara itu, BPBD Batang Hari juga sudah berkordinasi dengan Dinas PUPR Batang Hari Bidang Kebencanaan, untuk dapat menyediakan tenda-tenda darurat, dapur umum serta wc umum.
Kordinasi dengan Dinkes, kemungkinan yang menimpa kesehatan warga akibat perubahan cuaca dari kemarau ke musim hujan tersebut. Bebi meminta masyarakat Kabupaten Batang Hari, khususnya yang bertempat tinggal di pinggiran sungai, agar mempunyai kewaspadaan tinggi terhadap fenomena La Nina ini.
" Masyarakat harus waspada, karena pinggiran sungai yang tanahnya kering selama musim kemarau akan berubah basah ketika curah hujan tinggi. Hal ini berpotensi besar terjadinya longsor" pungkas Bebi Andihara. (Fri)