Terbatas Anggaran DLH tanjabtimur Kesulitan Atasi Sampah

 

TANJABTIMUR-halojambi.id Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tanjung Jabung Timur mengakui masih kesulitan mengatasi sampah plastik di wilayah kabupaten Tanjabtim,karena DLH Tanjung Jabung Timur saat ini terkendala oleh minimnya anggaran sarana prasarana dan jumlah petugas kebersihan yang ada.

 

DLH memetakan daerah yang masih minim kesadaran masyarakat dalam pembuangan sampah ada di wilayah pesisir pantai salah satunya di kecamatan Nipah panjang. Kepala bidang pengolahan sampah dan limbah B3.

 

DLH Tanjabtim Alfajri Mengatakan darurat sampah di kabupaten Tanjabtim adalah sampah plastik serta sampah dari limbah rumah tangga. Diakuinya meski ada peraturannya tapi persoalan sampah di Tanjung Jabung Timur terbilang cukup pelik Pasalnya masih kurangnya kesadaran masyarakat Tanjabtim untuk membuang sampah pada tempatnya. Alfajri merinci armada yang dimiliki DLH saat ini masih cukup minim yakni memiliki dump truk 4 unit dua unitnya diantaranya merupakan bantuan dari kementerian PU pada tahun 2018 lalu serta 6 unit kendaraan roda tiga pengangkut sampah yang juga berasal dari bantuan kementrian PU pada tahun yang sama.

 

Selain Armada DLH juga mengeluhkan minimnya personil kebersihan yang jumlahnya hanya 80 orang serta anggaran APBD yang hanya 600 juta rupiah setiap tahunnya. Selama ini DLH berupaya mengatasi persoalan sampah dengan bersosialisasi kemasyarakatan melalui acara hari lingkungan hidup yang bertujuan untuk menyadarkan bahaya sampah dan upaya edukasi untuk mendaur ulang atau mengubur sampah di tanah yang bisa terurai.(kms)